Tanggapi PPN Sembako, Partai Ummat: Draculanomic itu Jahat!

Pemerintah berencana menetapkan PPN untuk sembako yang menjadi kontroversi publik dan mendapatkan banyak kritik. Rencana tersebut tertuang dalam RUU revisi atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan. Selain sembako yang akan dikenakan PPN, pendidikan juga rencananya juga akan menjadi objek pajak PPN.

Partai Ummat melalui Wakil Ketua MPP MS Ka’ban menyampaikan kritik keras atas rencana pemerintah tersebut. M.S Ka’ban menyatakan bahwa beban hidup rakyat makin berat merupakan petanda bahwa ekonomi nasional tidak sehat, PPN sembako justru akan membuat rakyat melarat. Selanjutnya MS Ka’ban juga menyebutkan bahwa Menkeu SMI tak merasa berat karena ‘mesra’ bersama konglomerat. Draculanomic itu jahat.

Selanjutnya MS Ka’ban menyampaikan mestinya Sri Mulyani menghentikan sikap pro-cukong tersebut. Ia menambahkan bahwa mengkhianati rakyat hukumnya kualat, sehingga meminta Sri Mulyani untuk tobat.

Ditempat lain Dirjen Pajak menyampaikan bahwa PPN untuk sembako dan pendidikan baru tahap perencanaan dan lebih lanjut akan dibahas kemudian dengan DPR.

***